Tampilkan postingan dengan label PERANCANGAN WEB. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PERANCANGAN WEB. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 Oktober 2015

MANAJEMEN WEB

SOFTWARE DESAIN WEB

1.Website Berbasis CMS

2.Website Berbasis Bahasa Pemrograman


Pengertian CMS :

Content Management System atau disingkat CMS adalah Suatu metoda mengelola sebuah content/isi. Content bisa berupa teks, suara, gambar video, animasi dan aplikasi lainnya yang disimpan dalam sebuah database sehingga mudah dalam pengelolaannya.



CMS yang banyak dipakai saat ini adalah Website CMS(WCMS).
WCMS adalah perangkat lunak yang berfungsi untuk membangun dan memelihara/updating web, yang dirancang sedemikian rupa sehingga proses pembuatan dan pemeliharaan web lebih mudah, efektif dan efisien, baik bagi orang yang mengerti tentang teknologi web maupun yang tidak  WCMS yang beredar di Internet saat ini menggunakan:
Bahasa pemrograman PHP
Web Server apache
Database MySQL
JENIS-JENIS WEBSITE CMS

•WCMS Portal, mempunyai banyak layanan, seperti layanan berita, forum, mailing list, e-mail dan lainnya. Contoh: joomla, drupal, dll.

•WCMS E-Commerce, merupakan CMS yang bertujuan melakukan proses transaksi. Contoh: Prestashop, phpShop, dll.

•WCMS E-Learning, CMS yang bertujuan untuk proses belajar mengajar jarak jauh. Contoh: aTutor, Moodle, dll.

WCMS Forum, CMS yang menyediakan media untuk diskusi secara online. Contoh: phpBB, MyBB, dll.

WCMS Gallery, CMS yang menyediakan wadah untuk menampilkan gallery foto. Contoh: Galery, Copermine, dll.
WCMS Personal/Blog, merupakan CMS yang bertujuan untuk mengelola data personal atau blog. Contoh: Wordpress, nucleus, dll.

Alasan utama memilih CMS sebagai basis website yang akan dibangun adalah kemudahan yang ditawarkan, dan fitur yang lengkap. Selain itu CMS juga memberikan sejumlah manfaat, yaitu:
Manajemen data
Mengatur siklus hidup server
Mendukung web templating dan standarisasi.
Personalisasi server
Sindikasi
Akuntabilitas  

Sistem Manajemen Konten
Aplikasi Web Berbasis Sistem Manajemen Konten
Sistem Manajemen Konten yang biasa dikenal dengan Content Management System (CMS) adalah sistem perangkat lunak yang memungkinkan seseorang untuk mengatur proses berjalannya suatu situs web.
Beberapa tahun lalu, untuk membuat situs Web kita harus memiliki pengetahuan tentang ilmu yang berhubungan dengan pembuatan dan pengelolaan situs Web seperti HTML, PHP, dan lain-lain

Apa itu Konten?
Konten adalah pokok, tipe, atau unit dari informasi digital. Konten dapat berupa teks, citra, grafis, video, suara, dokumen, laporan-laporan, dan lain-lain. Dengan kata lain, konten adalah semua hal yang dapat dikelola dalam format elektronik.
Apa itu Manajemen Konten?
Manajemen konten secara efektif adalah manajemen dari konten dengan kombinasi aturan-aturan, proses dan/atau aliran kerja.

Apa itu Sistem Manajemen Konten?
Sistem dapat dijelaskan sebagai tool atau kombinasi tool yang memudahkan produksi yang efektif dan efisien yang menginginkan keluaran dengan menggunakan konten yang dikelola.
Kombinasi dari ketiga hal sebelumnya
CMS adalah tool yang memungkinkan berbagai staf teknis (sentralisasi) dan non-teknis (desentralisasi) untuk menciptakan, mengedit, mengelola, dan terakhir menerbitkan (di dalam sejumlah format) berbagai konten (seperti teks, grafis, video, dokumen, dan lain-lain) selama dibatasi oleh sekumpulan aturan-aturan yang disentralisasi, dan proses serta aliran kerja yang memastikan konten elektronik divalidasi.

Open Source CMS

Ada banyak aplikasi open source yang kita kenal saat ini diantaranya adalah Postnuke (www.postnuke.com), PHPNuke (www.phpnuke.org), dan Drupal (www.drupal.org).
Semuanya merupakan aplikasi CMS yang dikembangkan dengan bahasa pemrograman PHP dan basis data MySQL. Aplikasi ini biasa digunakan untuk keperluan berbagai informasi suatu komunitas.

Drupal
Drupal adalah sebuah perangkat lunak Sistem Manajemen Konten yang bebas dan terbuka. Perangkat lunak ini didistribusikan di bawah lisesnsi GPL, pengembangan dan perawatannya dilakukan oleh ribuan komunitas pengguna dan pengembang di seluruh dunia.
Drupal dapat diunduh secara bebas dan dapat dilakukan secara bebas juga sehingga memungkinkan setiap orang baik secara individu maupun komuntas untuk mempublikasikan, mengatur, dan mengorganisasikan berbagai jeni isi atau konten pada situs web.
Drupal dapat digunakan untuk membangun :
1.Portal Web komunitas
2.Situs diskusi
3.Situs Web perusahaan
4.Aplikasi internal
5.Situs Web personal atau blog
6.Aplikasi komersial e-commerce, dan lain-lain.



Keunggulan :
1.Diklaim sebagai CMS terbaik untuk saat ini (2010) dan mengalahkan Joomla!
2.Digunakan apda situs Web yang sederhana hingga situs Web profesional
3.Mudah dioperasikan
4.Dapat dijalankan di komputer lokal
5.Banyak plugin tambahan
6.Template dapat diubah-ubah sesuka hati dan mengijinkan pembuatan template 
7.Mendukung SEF (Search Engine Friendly) secara default sehingga lebih mudah ditemukan di mesin pencari 


Kelemahan :
1.Penggunaannya tidak telalu banyak, terutama di Indonesia
2.Pluginnya tidak sebanyak Joomla!
Joomla!

Joomla! adalah Sistem Manajemen Konten (CMS) yang bebas dan terbuka (free open source), dan ditulis dengan PHP dan basis data MySQL untuk keperluan di Internet maupun Intranet. Fitur-fitur Joomla! diantaranya adalah sistem caching untuk peningkatan performa, RSS, blogs, poling, dan lain-lain. Joomla! menggunakan lisesnsi GPL. Kata joomla berasal dari kata Swahili yang mengandung arti ‘kebersamaan’. Joomla! menggunakan Apache sebagai server Web dan MySQL untuk basis datanya.
Secara garis besar dan gamblang, Joomla! terdiri dari 3 elemen dasar, yaitu :
1.Server Web
2.Skrip PHP
3.Basis data MySQL

1.Server Web, diasumsikan terhubung dengan internet/intranet.
2.Skrip PHP, terdiri dari kode program dalam bahasa PHP.
3.Basis data MySQL, merupakan tempat penyimpanan konten. 





Keunggulan :
1.Diklaim sebagai CMS open source dengan pengguna terbanyak di dunia.
2.Digunakan oleh situs Web yang sederhana hingga situs Web yang profesional.
3.Mendapat kepercayaan dunia dan beberapa kali menerima penghargaan sebagai CMS open source terbaik dunia.
4.Banyak pihak pengembang yang terus menambahkan konten-konten Joomla!



Kelemahan :
1.Defaultnya tidak mendukung SEF, namun ada komponen pendukungnya baik yang gratis maupun yang berbayar.
2.Terkadang plugin-plugin yang didapatkan terdapat bug atau error.
3.Terkadang ada ketidaksesuaian antara CMS dan plugin.



WEBSITE BERBASIS BAHASA PEMROGRAMAN

Pengertian Bahasa Pemrograman
Bahasa pemrograman adalah bahasa-bahasa yang dipakai programmer untuk menuliskan kumpulan-kumpulan instruksi(program) dalam komputer.
Bahasa pemrograman web diantaranya:
HTML, XHTML, Javascript, CSS, JQuery, PHP, ASP, dll.


WEBSITE BERBASIS BAHASA PEMROGRAMAN

Ada beberapa jenis software yang digunakan dalam membuat aplikasi berbasis web, yaitu:
1.Software untuk desain web, seperti Adobe Photoshop, Corel Draw, Firework, dll.

2.Editor Web, membantu seorang programmer menuliskan kode program web. Terbagi dua, hand code dan WYSIWYG(What You See Is What You Get).
a.Hand Code menggunakan editor teks dimana hasilnya terlihat di browser: notepad.
b.WYSIWYG bisa langsung terlihat hasilnya: Dreamweaver, Frontpage, dll.


3.Web Server, halaman-halaman website yang diakses oleh user melalui browser disimpan pada web server (Netscape Server, Microsoft IIS, Xitami, WebStar, Apache, dll).



4. Browser atau Web Browser, adalah software untuk menampilkan halaman website (Internet Explorer, Mozilla Firefo, Google Chrome, Opera, dll).

5. Database, agar website lebih dinamis untuk pengolahan data dan memudahkan user atau programmer memasukkan, menghapus, mengedit, menampilkan, dan mencari data (Oracle, Sql Server, MySQL).

MERANCANG DAN MEMBANGUN WEB

TAHAPAN DALAM MERANCANG WEB

Tahapan dalam merancang web menggunakan Model SDLC Waterfall  menyediakan pendekatan alur secara terurut mulai dari analisis, desain, pengodean, pengujian, dan tahap pendukung (support)
ILUSTRASI WATERFALL:

TAHAPAN DALAM MERANCANG WEB 
Tahapan dalam merancang Web menggunakan Model Waterfall sebagai berikut :
1.Analisis Kebutuhan
  Analisis kebutuhan merupakan proses pengumpulan kebutuhan yang dilakukan secara intensif untuk menentukan spesifikasi web agar dapat dipahami oleh pengguna.
2.  Desain Perangkat Lunak
-Desain Antar Muka
-Desain Basis Data
-Desain Struktur Navigasi
3.  Pembuatan Kode Program (Implementasi)
4.  Pengujian (Testing)
5.  Pendukung (Support) atau Pemeliharaan (Maintenance)

Analisis Kebutuhan
Secara singkat terdapat 7 jenis kebutuhan (Requirements Types) dalam pengembangan Web sebagai berikut :
1.Functional Requirements
  Menentukan kemampuan dan layanan dari web yang ditawarkan. Misalnya dalam Aplikasi Perbankan Online (Internet Banking) terdapat fasilitas transfer uang.
2.Content Requirements
  Menentukan isi aplikasi web atau konten yang terdapat dalam web yang dibuat.

3.Quality Requirements
  Menentukan tingkat kualitas layanan dan kemampuan dalam hal-hal penting seperti keamanan, kinerja, manfaat dan kegunaan dari web.
4.System Environment Requirements
  Menentukan bagaimana aplikasi web dapat diterima oleh masyarakat. Jika aplikasi web “ubiquitous” berarti harus menyediakan layanan yang dapat dikustomisasi oleh usernya, kapanpun, dimanapun, dan untuk perangkat apapun.
5.User Interface Requirements
  Menentukan kemudahan dari penggunaan web oleh pengguna meliputi aspek penting yang meliputi struktur navigasi dan user interface. 

6.Evolution Requirements
  Menentukan kemampuan web sesuai dengan evolusi yang berlangsung dengan melakukan peningkatan. Web harus dirancang up-to-date mengikuti perkembangan zaman.
7.Project Constraint
  Menentukan kendala yang mungkin dihadapi dalam pengembangan web seperti anggaran dan jadwan, keterbatasan teknik, pemeliharaan web, pengembangan teknologi, aturan pemerintah, dan aspek budaya.

Desain Perangkat Lunak 
Desain perangkat lunak adalah proses multilangkah yang fokus pada pernacangan web meliputi :
-Desain Antar Muka
-Desain Basis Data
-Desain Struktur Navigasi
-Desain Antar Muka
  Representasi antar muka atau spesifikasi rancangan tampilan web. Desain web terdiri dari 2 bagian yaitu desain front-end dan desain back-end. Bagian front-end adalah tampilan web yang dilihat oleh pengunjung ataupun member. Sedangkan bagian back-end adalah tampilan administrator web dalam mengelola konten web, keamanan web dan konektivitas dari situs ke server.

-Desain Basis Data
  Salah satu pemodelan basis data relational dapat dibuat dengan menggunakan ERD (Entity Relationship Diagram) yang bertujuan untuk menggambarkan data yang berelasi pada sebuah database.
-Desain Struktur Navigasi untuk menggambarkan struktur atau alur dari suatu web.
  Struktur navigasi adalah :
Struktur Navigasi adalah alur dari suatu program yang merupakan rancangan hubungan (rantai kerja) dari beberapa area yang berbeda dan dapat membantu mengorganisasikan seluruh elemen pembuatan Website.
 
Jenis-jenis struktur navigasi :
1. Linier
2. Non-Linier
3. Hirarki
4. Campuran (Composite)

Struktur Navigasi (Lanjutan)

1.Linier

Linier merupakan struktur yang hanya mempunyai satu rangkaian cerita yang berurut. Struktur ini menampilkan satu demi satu tampilan layar secara berurut menurut urutannya dan tidak diperbolehkan adanya percabangan. Tampilan yang dapat ditampilkan adalah satu halaman sebelumnya atau satu halaman sesudahnya.

2.Hirarki
Struktur hirarki merupakan suatu struktur yang mengandalkan percabangan untuk menampilkan data berdasarkan kriteria tertentu. Tampilan pada menu pertama akan disebut sebagai master page, halaman utama ke satu. Halaman utama ini akan mempunyai halaman percabangan yang dikatakan slave page, halaman pendukung. Jika salah satu halaman pendukung diaktifkan, maka tampilan tersebut akan bernama master page, halaman utama kedua. Pada struktur navigasi ini tidak diperkenankan adanya tampilan secara linier.
3. Non-Linier
Pada struktur nonlinier diperkenankan membuat struktur navigasi bercabang, percabangan ini berbeda dengan percabangan pada struktur hirarki. Pada percabangan nonlinier walaupun terdapat banyak percabangan tetapi tiap-tiap tampilan mempunyai kedudukan yang sama tidak ada pada master page dan salve page.




4. Campuran

Struktur navigasi campuran merupakan gabungan dari ketiga struktur sebelumnya. Struktur navigasi ini banyak digunakan dalam pembuatan aplikasi multimedia sebab dapat memberikan keinteraksian yang lebih tinggi.


Pembuatan Kode Program (Implementasi)
Rancangan yang sudah dibuat seperti rancangan antar muka, rancangan basis data, dan rancangan struktur navigasi diimplementasikan ke perangkat lunak atau pembuatan kode program.
-Rancangan antar muka diimplementasikan ke perangkat lunak (software) editor web seperti Dreamweaver.
-Rancangan basis data diimplementasikan ke web server seperti apache untuk membuat database dan tabel menggunakan phpmyadmin dengan perintah SQL.

Setelah implementasi desain atau rancangan web dilakukan dengan pembuatan kode program, dilakukan pengujian untuk mengetahui kepuasan pengguna atau user terhadap web yang sudah dibuat.

Pengujian untuk validasi memiliki beberapa pendekatan sebagai berikut :
1.Black-Box Testing
2.White-Box Testing

Pengujian di tahap ini hanyalah pengujian terhadap jalannya konten web (pengujian perangkat lunak), bukan pengujian keseluruhan dari sebuah web


Pengujian (Testing) 

1.Black-Box Testing (Pengujian kotak hitam)
  Yaitu menguji perangkat lunak dari segi spesifikasi fungsional tanpa menguji desain dan kode program. Pengujian dimaksudkan untuk mengetahui apakah fungsi-fungsi, masukan, dan keluaran dari perangkat lunak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan.
2.White-Box Testing (Pengujian kotak putih)
  Yaitu menguji perangkat lunak dari segi desain dan kode program apakah mampu menghasilkan fungsi-fungsi masukan, dan keluaran yang sesuai dengan spesifikasi kebutuhan.  Pengujian kotak putih dilakukan dengan memeriksa logika dari kode program. Seperti penggunaan looping (pengulangan)

Pendukung (Support) atau Pemeliharaan (Maintenance)
Pendukung (Support) atau Pemeliharaan (Maintenance) dari sebuah web dapat dilakukan dengan beberapa cara seperti berikut ini :
1.Selalu melakukan update terhadap konten web, menyesuaikan dengan informasi yang berubah atau bertambah.
2.Melakukan pemeliharaan terhadap hardware dan software yang digunakan, agar web dapat selalu berjalan dengan baik.
3.Melakukan back-up database secara berkala untuk menghindari hal-hal yang mengakibatkan kerusakan pada web.
4.Melakukan evaluasi terhadap kritik dan saran dari pengguna atau pengunjung web.

Contoh Pengujian